Tidak sengaja, pandanganku tertuju pada foto seorang pemain sepak bola. Aku amati lebih dekat dan makin detail setiap lekuk wajahnya. Ganteng banget !Aku kurang paham, apakah itu termasuk dosa? Tapi, aku tidak menyentuhnya samasekali. Aku hanya tahu namanya dan berusaha menghafalkan barisan panjang kata-kata itu : Ricardo Izecson do Santos Leite. Selain itu aku hanya tahu bahwa dia seorang gelandang AC Milan dari Brazil, negara yang disebut-sebut sebagai kiblat sepak bola.
Jika dibandingkan dengan duniaku, aku hanya bisa benar-benar hidup dalam lamunan dan tulisanku sendiri. Atau, bisa dibilang, hidup dalam duniaku sendiri, yang seorangpun tak mampu menembusnya. Apakah aku sudah tidak waras? Meskipun sulit, aku berusaha membedakan antara kenyataan dengan apa yang orang sebut mimpi. Tak lain dari maksud, dia hanya akan datang dalam mimpi yang paling terburuk sepanjang malamku, karena mimpi selamanya mimpi.
Hey, bukan itu masalahnya teman! Mengapa mereka yang datang dalam hidupku hanya laki-laki pengkhianat, pencundang pula? Tak apalah jika salah satu saja diantara mereka yang bermuka bak kaka (Ricardo Izecson do Santos Leite). He … he …
Teman, tidakkah kau berfikir? Waktu begitu pintar mempermainkan emosi. Aku hanya tidak ingin ikut terbawa permainan sang raja detik itu.
“Ya Allah, ingatkanlah aku selalu! Apapun dan bagaimana pun jalan-Mu adalah yang terindah dan yang terbaik untukku.”
Mengapa aku tidak kunjung menemukan jodohku? Merasakan tanda-tanda kedatangannya saja, sudah membuatku bahagia. Tetapi, meskipun gundah dan tak mampu aku pungkiri juga gusar, aku akan tetap menunggu jodohku melalui cara dan pilihan Allah.
Teman, meskipun aku tidak bisa menampik jika aku iri dengan mereka yang bahagia dengan pasangannya masing-masing. Merajut kisah cinta yang rumit ruwet. Sehingga aku bisa merasakan sama seperti gadis remaja yang lainnya. Tapi, aku harus tetap yakin, tidak ada yang lebih membahagiakan ketimbang menjadi seorang gadis muslimah. Kadang, aku merasa sendiri, terkucilkan di dunia yang semakin keberatan beban menanggung anak manusia yang terus-menerus beranak-pinak ini. Seperti inikah cobaan terberat, seorang hamba Allah? Melawan hawa nafsunya sendiri justru lebih susah dibandingkan menerjang dan terjun ke medan perang membela Islam.
Tidak jauh dari prinsip yang masih aku pegang teguh sampai sekarang, aku tidak mau menyalahkan takdir, mendustakan perintah Allah, apalagi menjadi sang pengkhianat kehidupan. Aku akan bahagia, meskipun di tengah kerumitan gejolak hati menghadapi hidup ini.
Rumit ?
Ehm … aku jadi teringat sebuah lagu yang baru aku kenal 2 tahun silam. Lagu dari Avril Lavigne itu berjudul 'Complicated'
Uh huh, life's like this
Uh huh, uh huh, that's the way it is
Cause life's like this
Uh huh, uh huh that's the way it is
Chill out whatcha yelling' for?
Laid back it's all been done before
And if you could only let it be
you will see
I like you the way you are
When we're drivin' in your car
and you're talking to me one on one but you've become
Somebody else round everyone else
You're watching your back like you can't relax
You're tryin' to be cool you look like a fool to me
Tell me
Why do you have to go and make things so complicated?
I see the way you're acting like you're somebody else gets me frustrated
Life's like this you
And you fall and you crawl and you break
and you take what you get and you turn it into honesty
and promise me I'm never gonna find you fake it
no no no
You come over unannounced
dressed up like you're somethin' else
where you are ain't where it's at you see
you're making me
laugh out when you strike your pose
take off all your preppy clothes
you know you're not fooling anyone
when you've become
Somebody else round everyone else
Watching your back, like you can't relax
Trying to be cool you look like a fool to me
Tell me
Why do you have to go and make things so complicated?
I see the way you're acting like you're somebody else gets me frustrated
Life's like this you
and You fall and you crawl and you break
and you take what you get and you turn it into
honesty
promise me I'm never gonna find you fake it
no no no
Chill out whatcha yelling for?
Lay back, it's all been done before
And if you could only let it be
You will see
Somebody else round everyone else
You're watching your back, like you can't relax
You're trying to be cool, you look like a fool to me
Tell me
Why do you have to go and make things so complicated?
I see the way you're acting like you're somebody else gets me frustrated
Life's like this you
and you fall and you crawl and you break
and you take what you get and you turn it into
honesty
promise me I'm never gonna find you fake it
no no no
Why do you have to go and make things so complicated?
I see the way you're acting like your somebody else gets me frustrated
Life's like this you
You fall and you crawl and you break
and you take what you get and you turn it into honesty
promise me I'm never gonna find you fake it
no no no
Gadis yang berciri khas dengan rambut pirangnya yang lurus-panjang itu banyak sekali diidolakan oleh para remaja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, Mega -teman SMPku- salah satunya. Sempat aku ingin sepertinya, seorang cheerleaders yang cantik. So, tak mudah baginya untuk mendapatkan teman. Gaul gitu deh! Saat berbicara atau berhadapan langsung dengannya, jujur, aku minder. Bukan hanya kepadanya, sering pula dengan gadis-gadis seusiaku lainnya.
Aku lihat, juga cermati, lalu bandingkan diriku yang terkesan katrok dan polos ini. Hanya selembar kain yang menutupi, ah … tidak, melindungi rambutku yang mampu membuatku berdiri dengan ikhlas sebagai muslimah, seperti saat ini. Musim hujan di awal tahun yang dingin. Sehingga, membuatku masuk angin dengan penyakit diare akut setelah menyelesaikan UAS.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar